#BRIDGING COURSE 09

Standar

EKSISTENSI TWITTER, SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI

Dewasa ini, kehadiran jaringan sosial media telah memberi kontribusi yang besar bagi masyarakat Indonesia. Lewat fitur yang telah disediakannya, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan psikologinya.Salah satu jaringan sosial media yang sedang banyak digunakan adalah ‘twitter’.

Awalnya, teknologi informasi yang mencakup jaringan sosial, berfungsi menjadi sumber informasi.Teknologi informasi diberi batasan sebagai teknologi pengadaan, pengolahan, penyimpanan, dan penyebaran berbagai jenis informasi dengan memanfaatkan computer dan telekomunikasi yang ada (Hariyadi, 1993:253).

Secara umum, alasan masyarakat menggunakan twitter adalah karena penggunaannya yang sederhana, media eksistensi, mendapatkan informasi yang lebih segar,mendapat ilmu, dan berinteraksi secara egaliter.

Twitter di lambangkan dengan gambar “burung biru”, yang memberi makna “kicauan”.Kicauan-kicauan itu berupa tweet setiap partisipan.Sederhananya, twitter adalah layanan sms internet.

Awalnya Twitter berasal dari penyelenggaraan diskusi anggota dewan Podcasting perusahaan Odeo.Jack Dorsey memberi ide tentang twitter.Beliau menjelaskan fungsi layanan ini sebagai sms layanan untuk berkomunikasi dalam kelompok kecil.Secara kronologis, ide twitter dimulai pada tanggal 21, dan di publikasikan pada tanggal 1 5 Juli 2006.Akhirnya, dibentuk menjadi sebuah perusahaan sendiri pada bulan April 2007.
Peningkatan popularitas twitter dicapai pada tahun 2007, di festival South by Southwest(SXSW).Festival ini memberi kontribusi positif.Terbukti, pengguna akun twitter selama acara ini meningkat dari 20.000 kicauan per hari menjadi 60.000.
Puncaknya,pada tanggal 14 September 2010, Twitter mengganti logo dan meluncurkan desain baru dan logo berubah lagi menjadi “Larry the “Bird” pada tanggal 5 Juni 2012.

Sudah lebih dari 400.000 kicauan dikirim-tampil (post) per kuartal pada tahun 2007. Kemudian berkembang menjad 100 juta kicauan dikirim-tampil per kuartal pada 2008. Pada akhir tahun 2009, 2 miliar per kuartal kicauan sudah dikirim-tampil. Pada kuartal pertama tahun 2010, 4 miliar kicauan yang dikirim-tampil. Pada bulan Februari 2010 pengguna Twitter mengirimkan 50 juta per hari. Pada Juni 2010, sekitar 65 juta kicauan yang dikirim-tampil setiap hari, setara dengan sekitar 750 kicauan dikirim setiap detik, menurut Twitter.

Sementara pertumbuhan pengguna twitter akhir-akhir ini di Indonesia sedang melejit.Indonesia merupakan salah satu negara pengguna terbanyak twitter di dunia.
Saat ini, Indonesia menduduki peringkat ketiga pengguna twitter di dunia.

Hal ini diketahui melalui turunan penelitian di AS dengan memanfaatkan perangkat lunak Compact Language Detector (CLD) yang ditanamkan Google pada setiap browser Chrome mereka.CLD diekstrak oleh Mike McCandles sehingga bisa digunakan banyak orang.

Perangkat lunak di atas diterapkan juga oleh Eric Fischer pada twitter, dilakukan pengolahan lanjutan, yang menghasilkan sebuah peta.
Peta itu menggambarkan gambaran kasar sebaran pengguna twitter di Indonesia.Jawa terlihat paling jelas.Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi masih tampak meski tidak utuh.Sedangkan di Papua, pengguna twitter masih sedikit karena nyaris tidak terlihat dipeta.

Kedudukan ketiga Indonesia itu menyebabkan banyaknya penggunaan bahasa Indonesia di akun ini.Namun, sering kali pengguna twitter mengguanakan bahasa Inedonesia ang tidak sesuai.Kebanyakan bahasa Indonesia yang digunakan telah mengalami modifikasi hasil kreasi individu.Sehingga seringkali pembacanya merasa kebingungan, orang Indonesia sekali pun.

Jaringan sosial memang tidak diciptakan untuk memasyarakatkan bahasa Indonesia, tetapi digunakan sebagai wadah ekspresi yang kemudian diakui eksistensinya. Untuk itu marilah kita lestarikan bahasa Indonesia.
Eksistensi twitter di Indonesia juga memberikan inspirasi bagi sutradara Indonesia untuk membuat film tentang twitter. Pada 16 Februari 2012 lalu telah di rilis fim ‘Republika Twitter”, yang kemudian di bahas oleh The Next Web.Film ini berhasil menggambarkan apa yang terjadi dalam dunia Twitter local, terutama di Indonesia.

“Film ini sangat akurat menggambarkan bagaimana Twitter bisa mentransformasikan pikiran warga Indonesia secara online. Banyak pengguna Twitter di Indonesia menggunakan Twitter untuk berkomunikasi, ” jelas Aulia seperti dikutip dari The Next Web.
Lewat film di atas digambarkan Twitter mengubah hidup banyak orang. Manusia bisa memiliki 2 sisi kepribadian.

Seperti yang dikatakan Denis Goulet ,
“Teknologisasi yang terjadi di dunia ketiga adalah ibarat pedang bermata dua, yakni sebagai pembawa dan penghancur nilai-nilai.Sebagai pembawa nilai-nilai yang borjuis-kapitalis barat yang rasionalistik, individualistic,posivistik, tetapi juga sekaligus sebagi penghancur nilai budaya local yang religious-asketis,fatalis serta memegang teguh prinsip-prinsip collective collegia”(Dalam Abrar 2002:2)

Akun ini sangat mempengaruhi pola pikir manusia, apa yang dirasakan, langsung di tweet, entah itu penting atau tidak yang jelas ‘ngetweet’ adalah sarana untuk menunjukkan eksitensi si pengguna twitter di linimasa. Seringkali ‘ngetweet’ dijadikan prioritas utama bagi sebagian orang, bahkan ketika perutnya sedang lapar.Seharusnya, kehadiran twitter tidak menjadikan kita lupa akan keadaan dunia nyata.

Efek lain penggunaan sosial media, seperti twitter adalah menurunnya kepercayaan diri seseorang.Hali ini diketahui melalui penelitian dari Universitas Salfor di Inggris.

Sekitar setengah dari 298 peserta survei, yang semuanya mengidentifikasi diri mereka sebagai pengguna media sosial, mengatakan bahwa penggunaan Twitter membuat hidup mereka menjadi lebih buruk. Secara khusus, peserta mencatat bahwa mereka merasa harga diri terpuruk ketika mereka membandingkan prestasi teman-teman online mereka.
Keadaan seperti di atas, menggambarkan kegagalan kita di media sosial.Kebanyakan orang lupa bahwa kata kuncinya adalah “sosial”.
Mengenal orang-orang yang ada di situs media sosial adalah kunci keberhasilan dalam media sosial.Bangunlah “jembatan” dengan orang-orang di sekitar kita. Jangan perlakukan interaksi dengan mereka sebagai bisnis, tetapi mendominasikan hubungan sosial.

DAFTAR PUSTAKA
Abrar, Ana Nadya.Teknologi Komunikasi.Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gajah Mada.2002.
Koswara,IR.E.dkk.DinamikaInformasi dalam Era Global.Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia Jawa Barat.1998
Nukman Luthfie.20120.http://qnoyzone.blogdetik.com/index.php/2010/09/13/opini-kenapa-orang-suka-twitteran/
http://id.wikipedia.org/wiki/Twitter#Penggunaan_Twitter_di_Indonesia?/11 Oktober 2012/10.37 PM
http://tekno.kompas.com/read/2011/11/15/10163591/Bahasa.Indonesia.Terbesar.Ketiga.di.Twitter/10.56.pm
http://tekno.kompas.com/read/2012/01/25/15171899/Tidak.Ada.Jack.Dorsey.di.Film.Republik.Twitter/22.56 pm
http://bahasa.kompasiana.com/2012/09/24/pengguna-jejaring-sosial-dalam-pragmatik-bahasa-dan-proses-komunikasi-yang-efektif
http://serapah.tumblr.com/post/21379075951/balada-twitter-kemajuan-telnologi-yang-tak-diikuti/13 oktober 2012/06.17 pm
http://www.fortunepr.com/dibe-unit/1050-mengapa-banyak-orang-gagal-di-sosial-media.html/13 oktober 2012/06.00 pm
Ronal.K.09 Juli 2012.http://www.teknomedianews.com/hasil-survei-penggunaan-sosial-media-seperti-facebook-dan-twitter-berakibat-turunnya-kepercayaan-diri/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s